Diposting oleh admin pada 21 Januari 2011 09:35:05 WIB
Kategori : Artikel - dibaca 1229 kali
Nunukan (Mandikdasmen): Kondisi siswa yang orangtuanya menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia turut memengaruhi stamina belajar di sekolah. Jarang bertemu dengan orangtua membuat mereka sedih. Akhirnya proses pembelajarannya terganggu. Hal ini terungkap dalam Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan dan Pemanfaatan Beasiswa Anak TKI-Sabah di Kabupaten Nunukan yang digelar Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional.

Rata-rata kedua orangtua siswa tinggal di Malaysia, bekerja sebagai buruh, pekerja di ladang kelapa sawit, pembantu rumah tangga, atau tenaga administrasi. Tak selalu majikan memberikan hak libur atau cuti. Imbasnya, anak TKI tak bisa rutin bertemu orangtua. Bahkan hingga tahunan mereka tak berjumpa.

Ana Maria, siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Nunukan, sudah tiga tahun ini belum bertemu kedua orangtuanya. "Orangtua dua-duanya di Malaysia. Bekerja sebagai buruh di Sabah. Ibu tidak kerja," ujarnya. Ayahnya tak mendapatkan waktu libur atau cuti dari sang majikan.

Kendati hubungan tetap terjaga lewat sambungan telepon, kerinduan kadang datang dan membuat Ana sedih. Kegiatan belajarnya tak jarang terganggu. Di Nunukan ia tinggal di rumah pamannya.

Kondisi tak jauh beda dialami Hendrikus Tao, rekan Ana. Ia tinggal bersama tantenya dan jarang bertemu dengan kedua orangtuanya. "Kadang-kadang setahun," ucapnya. "Soalnya banyak yang dikerjakan di sana." Ia beruntung ayahnya yang bekerja sebagai buruh bisa menggunakan hak cuti.  

Ketika orangtua datang menjenguk, Hendrikus memanfaatkan waktu singkat itu untuk melakukan hal-hal menyenangkan bersama keduanya. Namun keterbatasan ekonomi mencukupkan mereka hanya mengadakan kegiatan di rumah, bukan liburan di tempat wisata-terlebih tak ada tempat wisata di Pulau Nunukan.

Lewat sambungan telepon mereka bertemu. Hendrikus menelepon dulu ke orangtua di Malaysia, baru orangtuanya menelepon balik. Hemat pulsa. Uniknya, Hendrikus lebih senang orangtuanya bekerja di negeri jiran ketimbang di negeri sendiri tak punya pekerjaan.   

Motivasi

Menurut Hikmah, guru SMPN 2 Nunukan, Ana dan Hendrikus contoh kecil saja. Ia selalu memotivasi mereka agar terus giat belajar. "Orangtua kalian di Malaysia, jadi kalian dititipkan di sini hanya untuk belajar. Jadi bagaimana caranya kalian supaya berhasil," tuturnya, mengutip kata-kata yang selalu disampaikannya kepada anak-anak TKI. Ada 41 siswa penerima beasiswa anak TKI-Sabah di SMPN 2 Nunukan.   

Selain keprihatinan pada kondisi psikis siswa, keterbatasan ekonomi menjadi keprihatinannya yang lain. Apalagi tak sedikit siswa tinggal jauh dari sekolah. "Jarak mereka ke sekolah cukup jauh, harus menggunakan taksi (angkot). Biayanya bisa Rp 60.000-Rp 70.000 per bulan," katanya.

Maka ia bersyukur pemerintah memerhatikan kondisi demikian dengan menyalurkan beasiswa kepada anak-anak TKI. Kendati diakui secara riil jumlahnya sekadar meringankan beban. Oleh karena itu Hikmah berharap pemerintah meneruskan program beasiswa untuk anak-anak TKI-Sabah dan menaikkan besarannya. Hingga kini nilai beasiswa untuk siswa SD dan SMP Rp 35.000/bulan/siswa dan siswa SMA Rp 45.000/bulan/siswa.  

Baik Ana, Hendrikus, maupun Hikmah bersyukur dengan adanya beasiswa anak TKI-Sabah. Mereka berharap program ini diteruskan pada tahun berikutnya dan nilainya ditambah. (Symber Mandikdasmen.kemdiknas.go.id),  http://www.kemdiknas.go.id/list_berita/2011/1-%281%29/orang-tua-pengaruhi-stamina.aspx
Share/Bookmark
Tulis Komentar
Nama
Email (tidak di publish)
Website
Komentar
 
Kode Unik
 

Agenda

    Pencarian

    Polling

    Bagaimana menurutmu pembelajaran bahasa inggris di smp negeri 2 rembang?





    Profil Guru

    Siti Nafiah, S.Pd, Lahir di Rembang pada tanggal 14 September 1977 . Saat ini beliau tinggal di : Magersari RT.02 RW. 02 Rembang. Jabatan Guru mengampu mata pelajaran IPS. CP : , email: nafix@yahoo,co.id

    Download

    Slide Photo

    Kalender

      Rabu, 24 Januari 2018  
    S M T W T F S
      1 2 3 4 5 6
    7 8 9 10 11 12 13
    14 15 16 17 18 19 20
    21 22 23 24 25 26 27
    28 29 30 31      

    Gallery

    User Statistik


    Pengunjung hari ini 39
    Total Pengunjung 41361

    Hit hari ini 317
    Total Hit 562444

    Pengunjung Online 9

    Support

    Amri Ulinnuha